Yohanes 15:18-19   

          Kasih Yang Tidak Dibalas

Yohanes 15:18–19 menegaskan bahwa tindakan pemilihan oleh Kristus bukan sekadar penetapan identitas rohani, melainkan penugasan etis yang menempatkan murid dalam posisi sebagai wakil-Nya di tengah dunia. Frasa “Aku telah memilih kamu dari dunia” (ay. 19), harus dipahami sebagai panggilan relasional yang menuntut respons ketaatan konkret. Dengan kata lain, seorang murid harus mampu mengenal dirinya dalam hubungan dengan Kristus secara benar. Pemilihan dalam Injil Yohanes memang mengandung dimensi misi yakni para murid dipanggil keluar dari pola duniawi agar dapat memperlihatkan karakter Kristus melalui tindakan yang memuliakan Allah dan menghormati sesama. Tindakan itu berwujud dalam hidup yang penuh kasih, keterbukaan, dan kesediaan merendahkan diri, sehingga hubungan dengan orang lain menjadi ruang manifestasi ketaatan kepada Yesus. Dengan demikian, pemilihan bukanlah dasar superioritas atau membuat kita berbangga diri dan merasa hebat. Tetapi panggilan untuk menjalankan peran yang memperlihatkan kesetiaan dan integritas dalam komunitas. Bahkan, sekalipun karena ketaatan itu, harus mengalami penolakan dunia (ay. 18). Di tengah-tengah tantangan tersebut, kita harus tetap tetap mempertahankan etos kasih dan penghormatan terhadap sesama sebagai wujud kesetiaan kepada Sang Pemilih.. Ada ungkapan seperti ini : “Kasih menjalankan tugasnya bukan kepada mereka yang membalas, tetapi kepada mereka yang tidak membalas”. Hanya dengan demikian, kasih yang kita lakukan sebagai penyataan kasih Allah dapat dilihat, disadari dan membawa perubahan.

Doa :   Tuhan, kuatkan kami untuk tetap mengasihi sekalipun dibenci., Amin

Tinggalkan komentar

Sedang Tren