Efesus 1:3-14
Berkat Rohani
Efesus 1:3–14 menampilkan satu kalimat panjang dalam bahasa Yunani yang oleh banyak penafsir disebut sebagai “berkat rohani”, yang menegaskan prakarsa Allah dalam keselamatan. Paulus menyatakan bahwa Allah memilih orang percaya sebelum dunia dijadikan bukan terutama untuk keselamatan individual semata, melainkan untuk hidup dalam kekudusan dan tak bercacat di hadapan-Nya. Hal ini menunjukkan bahwa pemilihan selalu memiliki orientasi etis dan relasional, yakni membawa umat kembali pada rancangan semula yang memantulkan karakter Allah di bumi. Paulus menegaskan bahwa tujuan pemilihan itu diarahkan kepada pujian bagi kemuliaan-Nya (Ef. 1:6, 12, 14). Tindakan memuliakan Tuhan bukan hanya tindakan pribadi, tetapi keterlibatan dalam pemulihan relasi diri, komunitas, dan ciptaan. Untuk itu, Roh Kudus menjadi jaminan yang berperan sebagai kekuatan transformasi, guna memampukan umat mempraktikkan kehidupan yang memuliakan Allah. Dalam konteks pekerjaan, studi, keluarga, dan pelayanan, orang percaya menjadi representasi kemuliaan Allah ketika integritas, kejujuran, dan kasih menjadi pola hidup sehari-hari. Dalam keluarga, suami menyatakan hal tersebut kepada istri dan sebaliknya, serta orang tua kepada anak dan sebaliknya. Kita harus memulainya dari keluarga kita yang senantiasa membina spiritualitas orang percaya untuk mewujudkan tindakan nyata yang memiliki dampak perubahan yang luas sebagai berkat rohani.
Doa : Tuhan, kami mau menghadirkan berkat rohani bagi semua, Amin


Tinggalkan komentar